feedburner

Lorem ipsum dolor sit amet,
consectetur adipisicing elit,
sed do eiusmod tempor incididunt ut labore
et dolore magna aliqua.

Title


class="span-24">

Klasemen

Hasil & jadwal pertandingan Arema
11 Oktober - Arema vs Persija 1-0
14 Oktober - Arema vs PSPS Pekanbaru 0-0
22 Oktober - Bontang FC vs Arema 1-2
25 Oktober - Persisam Samarinda vs Arema 0-1
28 November - Persitara vs Arema 0-0
2 Desember - Pelita Jaya vs Arema 0-2
6 Desember - Arema vs Persiwa Wamena 1-0
9 Desember - Arema vs Persipura Jayapura 2-1
12 Desember - Persijap Jepara vs Arema 0-1
16 Desember - Persela Lamongan vs Arema 1-0
19 Desember - Arema vs Persib Bandung 0-0
23 Desember - Arema vs Sriwijaya FC 3-0
10 Januari - Arema vs Persema Malang

Daftar pencetak gol Arema
4 gol - Noh Alam Shah,M. Fakhrudin
3 gol - Roman Chmelo
1 gol - Rahmat Affandi,Piere Njanka

Senin, 31 Agustus 2009

Rebut Kembali Pato

Gagal merekrut sejumlah pemain Persija yang memilih untuk memperpanjang kontraknya di Macan Kemayoran, Arema kini kembali mengejar penyerang asal Chile yang dikabarkan segera bergabung dengan Persik Kediri, Patricio Morales.

Patricio Pato Morales Arema Malang
Berebut Pato: Arema dan Persik Kediri ingin mendapatkan Patricio “Pato” Morales.
(foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Untuk mendapatkan Pato, manajemen Arema harus bergerak cepat karena kubu Macan Putih mengklaim hampir pasti mendapatkan penyerang kidal spesialis tendangan bebas dan penalti itu.

Agen Patricio Morales, Eko Subekti (Indobola Mandiri), mengatakan bahwa upaya Arema untuk mendapatkan Pato dan Roman Chmelo tetap terbuka karena keduanya belum terikat kontrak dengan tim mana pun.

Manajer Arema Rendra Kresna mengakui pihaknya mempertimbangkan ulang untuk menggaet Pato karena status Pato hingga kini belum resmi menjadi milik Persik.

“Kami akan mengupayakan agar Pato bisa kembali bermain di Arema,” ujar Rendra.

“Ada dua pemain asing yang sudah siap gabung. Pada prinsipnya, kami sudah memiliki 15 pemain. Saya sebut nama karena mereka belum teken kontrak,”

Putra Habibie, Hermawan, Juan Revi, I Putu Gede, Roni Firmansyah, Gery Setya Adi Nugraha, Jalaluddin Main, Ahmad Bustomi, dan Roman Chmelo merupakan nama-nama yang santer diberitakan bakal dikontrak Arema.

Dua pemain lokal lainnya adalah wajah baru yang mengikuti seleksi di Arema, yakni Wahyu Wiji Astanto (eks Persis Solo) dan Arisnanto (eks Perseman Manokwari)

Bidik Naturalisasi The Lions

Pelatih Arema, Robert Rene Alberts, yang kini tengah berada di Malaysia untuk menyelesaikan urusan administrasi, merekomendasikan beberapa pemain naturalisasi yang membela timnas Singapura.


Naturalisasi ke Arema? Aleksander Duric (merah) saat memperkuat timnas Singapura

Pemain naturalisasi The Lions akan mengisi dua kuota pemain dari konfederasi AFC, sesuai regulasi baru pemain asing di Liga Super musim depan.

Tercatat beberapa pemain “impor” yang membela Singapura di Piala AFF 2008, yakni Agu Casmir dan Emuejeraye Precious (Nigeria), John Wilkinson dan Daniel Mark Bennet (Inggris), Aleksander Duric dan Mustafic Fahrudin (Serbia), Shi Jiayi (Cina).

Khusus bagi Duric, berpeluang gabung Arema karena faktor kedekatan dengan Roman Chmelo (Slovakia) yang juga akan dipertahankan Arema.

Doni Batal, Ikat Kontrak Pemain Lain

Sementara itu keinginan Arema untuk menggaet kapten Persijap, Doni Siregar, batal karena pemain kelahiran Medan 27 September 1983 itu menerima perpanjangan kontrak dari Persijap.

Selain Doni, Arema juga mengincar tiga pemain Laskar Kalinyamat lainnya, yakni Pablo Alejandro Frances (Argentina), serta duo gelandang Fachrudin dan Johan Juansyah. Juga mantan bek Persijap yang musim lalu membela Persisam Samarinda, Kasiadi.

Sedangkan tiga pemain yang diundang ke Malang untuk mengikuti seleksi, Jalaludin Main (eks Persiba Balikpapan), stopper Gunawan Dwi Cahyo (eks PSIS Semarang) dan striker Gery Setya Nugraha (eks Pelita Jaya) segera menandatangani kontrak menyusul Beni Wahyudi, Juan Revi Auriqto dan Hermawan.

Arema juga melanjutkan negosiasi dan agenda penandatanganan kontrak dengan Ahmad Bustomi dan Roni Firmansyah.

Pablo Frances Gantikan Pato

Pekan ini Patricio Morales resmi bergabung dengan Persik Kediri. Siapa penyerang yang bakal menggantikan posisi Pato di Arema? Satu nama yang santer disebut adalah mantan penyerang Persijap Jepara, Pablo Frances.

Pablo Frances Persijap JeparaArema menilai bergabungnya Pato ke Persik Kediri sah-saha saja karena Pato tidak termasuk dalam daftar pemain lama yang dipertahankan manajemen.

“Pato tidak disinggung dalam rapat intern manajemen,” kata Sudarmaji, Media Officer PT Arema Indonesia, yang dilansir Malang Post.

Asisten pelatih Arema, Joko “Gethuk” Susilo mengatakan, dirinya hanya memberi raport atas penampilan Pato sepanjang putaran kedua musim lalu.

Joko menambahkan, pemain yang nantinya direkrut Arema didasarkan pada kebutuhan tim, karena itu dirinya tidak hanya memandang individu pemain, tetapi membangun tim terbaik.

Selain, Pablo Frances (foto atas), Arema juga mengincar tiga punggawa Persijap lainnya, yakni gelandang Doni Siregar, Fachrudin, dan Johan Juansyah.

Pablo Frances merupakan top skor Copa Indonesia musim lalu dengan koleksi 8 gol bersama mantan penyerang Persibo yang kini membela Persela Lamongan, Samsul Arif.

Dony Siregar membenarkan dirinya telah mendapat tawaran gabung Arema. Hanya saja, kapten Persijap musim lalu itu mengaku belum tanda tangan kontrak.

“Sudah ada pemain yang resmi menyusul gabung Arema, tunggu saja rilis nama-namanya. Pemain ini akan menjadi bagian kekuatan Arema musim depan,” jelas manajer Arema, Rendra Kresna.

Duo PSM Balik ke Arema

Dua pemain yang musim lalu memperkuat Arema, Hendra Ridwan dan Zulkifli, yang baru saja didepak manajemen PSM Makassar berpeluang kembali gabung Arema bila mendapat rekomendasi dari pelatih.

Hendra Ridwan Arema Malang
Balik ke Malang? Hendra Ridwan saat masih latihan bersama Arema musim lalu.
(foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Manajemen PSM mendepak Hendra Ridwan dan Zulkifli karena dinilai kurang serius membela PSM musim depan. Keduanya absen latihan dan puncaknya tidak dimainkan saat PSM beruji coba dengan tim lokal akhir pekan lalu.

“Kedua pemain itu tidak memiliki itikad baik dan bersungguh-sungguh ingin membela PSM, makanya kami terpaksa mendepak keduanya,” kata ketum PSM, Ilham Arief Sirajuddin.

Hendra Ridwan dan Zulkifli musim lalu mengalami performa naik turun bersama Arema. Hendra menjadi pilar lini tengah Arema hingga memasuki putaran kedua. Mantan pemain timnas U-23 itu mencetak satu gol ke gawang Persipura saat Arema kalah 1-2 di Jayapura.

Sedangkan Zulkifli yang lebih sering dimainkan sebagai pemain pengganti, mencetak dua gol, masing-masing di Liga Super saat Arema menang 2-1 atas tuan rumah Persijap, dan satu gol pada leg pertama babak 32 besar Copa Indonesia ketika Arema mengalahkah Persibo Bojonegoro 2-1 di Stadion Kanjuruhan.

Akhir Agustus ini, Arema telah mendatangkan satu “pilar” dari PSM Makassar, yakni pelatih kiper Herman Kadiaman, yang sebelumnya juga pernah di Arema saat kepelatihan Miroslav Janu.

Pato Gabung Persik

Penyerang asal Chile yang musim lalu memperkuat Arema, Patricio “Pato” Morales, dikabarkan segera bergabung dengan Persik Kediri setelah tidak mendapat kepastian dan prioritas gabung dari Arema musim ini.

Gabung Persik? Patricio Morales (tengah) saat masih  memperkuat Arema musim lalu
Gabung Persik? Patricio Morales (tengah) saat masih memperkuat Arema musim lalu.
(foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Pato berencana datang ke Indonesia akhir Agustus ini. Meski sempat terkendala tiket penerbangan dari Chile, kedatangan Pato di Indonesia tinggal menunggu waktu saja.

Pato yang sudah cocok dengan kompetisi di Indonesia mengaku memprioritaskan Arema karena senang dengan atmosfir sepak bola Malang dan dukungan Aremania.

Selain itu, Arema merupakan klub pertama Pato di Indonesia. Pemain berusia 31 tahun itu bergabung dengan Arema saat kepelatihan Miroslav Janu, dan berlanjut pada putaran kedua musim lalu.

“Setelah Dede Tamboura (striker seleksi) pergi, segera didatangkan striker asing lainnya. Katanya, yang didatangkan adalah Pato,” kata pelatih Persik, Edi Paryono.

Persik telah mengontrak dua pemain asing yakni O.K John dan Amarildo Souza. Pato diproyeksikan sebagai pemain asing non Asia ketiga milik Macan Putih musim depan

Rene: Arema Tim Besar

Pelatih Arema, Robert Rene Alberts, yang baru pertama kali melatih di Indonesia mengaku menerima tawaran Arema karena suka mengorbitkan pemain muda, termasuk pemain muda potensial yang dimiliki Arema.

Latihan pemain-pemain Arema Malang
Pelatih baru: Pemain-pemain Arema saat mengikuti latihan di lapangan Dirgantara Lanud Abd. Saleh. (foto: Ongisnade/Zul)

Saat masih di Malaysia dan Korea Selatan, Rene lebih banyak menangani pemain muda, seperti Timnas U-19 Malaysia dan Timnas U-17 Korea Selatan.

“Pengalaman itu akan saya terapkan di Arema,” ujar pelatih kelahiran 1954 itu.

Meski baru pertama kali di Indonesia, Rene mengaku tidak buta dengan kondisi sepak bola di Indonesia karena sudah mempelajari persepakbolaan Indonesia dari media cetak dan elektronik.

“Atmosfer sepak bola Indonesia merupakan salah satu yang terbaik di Asia,” ucapnya.

“Saya bangga menjadi pelatih Arema karena berdasarkan informasi kolega saya, Arema tim besar di Indonesia,”

Ketika ditanya apakah akan menarik pemain asal Malaysia ke Arema, Rene menolaknya karena kualitas pemain Malaysia tidak bagus.

Rene lebih suka menggunakan pemain Korea Selatan, Jepang, Australia, atau Thailand, terlebih kompetisi di Thailand sedang libur sehingga lebih mudah menggaet pemain dari Negeri Gajah Putih itu.

Kontrak Lima Pemain

Dari sejumlah pemain seleksi yang selama ini mengikuti latihan Arema, lima pemain dikabarkan segera berlanjut ke negosiasi kontrak. Tiga pemain merupakan pemain baru, yakni Juan Revi (gelandang), Hermawan, dan Putra Habibi (bek).

Dua pemain lain yang segera memperpanjang kontrak adalah gelandang Arema musim lalu, Roni Firmansyah dan Ahmad Bustomi.

Dari seleksi pemain di Stadion Kanjuruhan, Kamis (27/8), Arema mencoret tiga pemain asing yang dibawa agen Nelson Leon Sanchez, yakni Christian Alejandro Gonzales, Arnaldo Geraldo Guerrero, dan Israel Rodriguez.

Arema lebih tertarik untuk mendatangkan pemain lokal, yaitu dengan mengontak Gunawan Dwi Cahyo (PSIS Semarang), Gerry Setia Adi Nugraha dan Jalaludin Main (eks Pelita Jaya) untuk bergabung mengikuti seleksi di Arema.

Jumat, 28 Agustus 2009

Liga Jatim: Arema di Grup C

Dari undian Liga Jatim di Surabaya, Jumat (28/8) malam, Arema berada satu grup dengan Persela Lamongan pada babak penyisihan Liga Jatim 2009 yang akan digelar di Stadion Surajaya Lamongan.

Turnamen pra musim Liga Super ini akan diikuti 12 tim, terdiri dari enam tim Liga Super dan enam tim Divisi Utama. Peserta dibagi dalam empat grup dan bertanding menggunakan sistem setengah kompetisi di laga penyisihan dan putaran delapan besar.

Persib Bandung menjadi satu-satunya tim dari luar Jawa Timur yang diundang mengikuti turnamen ini.

Pertandingan babak penyisihan digelar di empat kota, yakni Stadion Tambaksari Surabaya, Gajayana Malang, Brawijaya Kediri, dan Surajaya Lamongan.

Arema Runner Up 2008

Pada turnamen Liga Jatim tahun lalu, Arema yang dilatih Bambang Nurdiansyah menurunkan pemain Arema U-21 dan pemain seleksi mampu mencapai final.

Pada final di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Arema harus mengakui keunggulan Persik Kediri dengan skor tipis 1-2.

Berikut pembagian grup Liga Jatim 2009 (tim pertama sebagai tuan rumah):

Grup A (Kediri)
Persik Kediri, PSBI Blitar, Persibo Bojonegoro

Grup B (Malang)
Persema Malang, Gresik United, Persipro Probolinggo

Grup C (Lamongan)
Persela Lamongan, Arema Malang, Mojokerto Putra

Grup D (Surabaya)
Persebaya Surabaya, Persib Bandung, Deltras Sidoarjo

IIC Batal, Ganti Uji Coba

Karena masalah persiapan tim dan komersialitas yang tak memenuhi, turnamen sepak bola pra musim antar pulau Inter Island Cup (IIC) akhirnya dibatalkan oleh PT Liga Indonesia.

“Karena terkait dengan masalah kesiapan tim dan komersialitas penyelenggaraan, turnamen ini terpaksa kami batalkan,” kata CEO PT Liga, Joko Driyono, Jumat (28/8).

Menurut Joko, dari lima tim peserta yang diharapkan tampil dalam turnamen ini, Liga menganggap Persipura Jayapura dan Persib Bandung belum siap. Kalau mencari klub pengganti, BLI tak ingin terjebak pada polemik.

Secara komersial, turnamen dalam rangka pemanasan menjelang bergulirnya Liga Super Indonesia ini juga belum siap karena ketiadaan televisi swasta yang bersedia menayangkan selama bulan Ramadhan.

Joko turut menyayangkan adanya pembatalan turnamen ini mengingat saatnya tepat sebagai pemanasan Liga Super Indonesia musim 2009/2010.

ISC awalnya akan diikuti lima klub dari lima pulau, yakni Persib Bandung (Jawa) yang kemudian diganti Arema Malang, Persipura Jayapura yang diganti Persiwa Wamena (Papua), PSM Makassar (Sulawesi), Persiba Balikpapan (Kalimantan) dan Sriwijaya FC (Sumatera).

Uji Coba di Malang

Sementara itu sebagai ganti gagalnya IIC, manajemen Sriwijaya FC merencanakan tour uji coba ke Malang.

“Kami memilih Kota Malang karena memiliki banyak klub sepak bola, seperti Arema dan Persema Malang. Selain itu, ada beberapa klub yang juga dapat didatangi karena jaraknya berdekatan, seperti Persela dan Persebaya,” ujar manajer SFC, Hendri Zainuddin

Arema Buru Duet Persija

Arema berusaha memanfaatkan ketidakpastian kontrak pemain di Persija untuk menggaet beberapa pemain klub Ibu Kota tersebut, diantaranya adalah Bambang Pamungkas, Aliyudin, Leonard Tupamahu, Leo Saputra, dan M. Ilham.

Bambang Pamungkas, bakal berlabuh di Arema?
Bambang Pamungkas, bakal berlabuh di Arema? (foto: Bolaindo/Supandito)

Untuk mendapatkan BP -julukan Bambang Pamungkas- Arema harus bersaing dengan Persib Bandung, setelah sebelumnya Sriwijaya FC “menyerah” untuk berburu penyerang nomor satu timnas Indonesia itu.

Sedangkan untuk Muhammad Ilham, Arema harus lebih intensif lagi mendekati winger timnas itu karena Bontang FC dan PSM Makassar juga tertarik.

Bukan tidak mungkin keberadaan Tim Lima Arema -tim yang bertugas merekrut pemain- yang kini berada di Jakarta sedang merampungkan transfer nama-nama di atas yang menjadi buruan Arema.

“Kalau sampai 31 Agustus saya belum dapat kejelasan di Persija, saya akan langsung ke Arema,” ujar bek gondrong Persija, Leonard Tupamahu.

“Manajemen Arema sangat serius menghubungi, tapi saya belum bisa beri jawaban tawaran Arema karena saya menghargai niatan Persija,” jelasnya.

Terpisah, Arema belum mempublikasikan siapa nama-nama pemain yang diincar, meski sempat memberi gambaran bahwa manajemen bernegosiasi dengan pemain timnas dan berkualitas.

“Kita tunggu saja perkembangannya. Pastinya, kami ingin mendapatkan pemain-pemain berkualitas ke Arema. Nanti kalau semuanya sudah ada deal, kami tentu akan sampaikan ke publik,” kata Sudarmaji, Media Officer PT Arema Indonesia seperti dilansir Malang Post.

Tiga Pemain Asing Seleksi

Kran seleksi pemain asing mulai dibuka Arema pada latihan perdana di Stadion Kanjuruhan, Kamis (27/8) kemarin. Tiga pemain asal Amerika latin yang mengikuti seleksi adalah Christian Alejandro Gonzalez (gelandang/Cile/31 tahun), Israel Rodriguez (striker/Paraguay/27 tahun), dan Arnaldo Geraldo Guerrero (striker/Paraguay/28 tahun).

Gonzales sebelumnya pernah bermain di PSMS Medan tahun 2006, sedangkan Rodriguez dan Guerrero baru pertama kali ini main di Indonesia.

Asisten pelatih Arema, Joko “Gethuk” Susilo mengatakan, keputusan tiga pemain asing tersebut menunggu pelatih Arema, Robert Rene Albert. “Kita tunggu pelatih dulu,” ujar Gethuk.

2 September Latihan Resmi

Robert Rene Alberts, kemarin petang tiba di Malang. Meski tidak sempat memantau latihan Arema di Kanjuruhan, Rene langsung melakukan penandatanganan kontrak sebagai pelatih Arema.

Rene dijadwalkan kembali ke Malaysia, Jumat (28/9) untuk menyelesaikan administrasi, dan akan kembali memimpin latihan resmi Arema pada 2 September.

Kamis, 27 Agustus 2009

Selektif Pilih Latino

Warning bagi Arema yang akan menyeleksi pemain-pemain asing asal Amerika Latin kiriman agen Nelson Leon Sanchez. Hampir semua pemain yang dibawa Sanchez gagal mengikuti seleksi di PSM Makassar tengah pekan ini.

Bahkan, pelatih PSM, Hanafing, meminta Shancez Gol Management memulangkan pemain tersebut karena dinilai belum memenuhi kualitas yang diinginkan.

“Kami belum melihat kualitas yang istimewa dari para pemain asing. Belum ada satu pun yang saya lihat bisa untuk tim kami,” kata Hanafing di Lapangan Karebosi Makassar, Rabu (26/8).

Latino yang bakal dipulangkan kembali oleh Juku Eja yakni tiga striker Arnaldo Guerrero, Israel Rodriguez, dan Cristian Gonzales, serta bek Moises Maldonado dan gelandang Juan Godoy. PSM juga mencoret mantan striker timnas U-17 dan U-21 Nigeria, Ikpefua Osas.

Hampir semua pemain asal Amerika Latin yang dibawa Sanchez juga ditawarkan ke Arema beberapa waktu lalu. Untuk meyakinkan manajemen, Sanchez bahkan menyertakan CD rekaman pemain tersebut.

Rencananya, mantan bomber Persebaya dan PSMS Medan, Cristian Carrasco, akan mengikuti seleksi di Arema bersama Julio Beltrand (gelandang/Cile) dan Moises Maldonado (bek/Paraguay) yang sebelumnya dicoret PSM Makassar.

Arema Tuan Rumah IIC

PT Liga Indonesia (Liga) menunjuk Arema Malang sebagai wakil pulau Jawa sekaligus tuan rumah Inter Island Cup (IIC) 2009 yang rencananya akan digelar 4-17 September mendatang, menggantikan Persib Bandung yang mundur dari IIC.

Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Malang
Stadion Kanjuruhan, calon tuan rumah IIC 2009. (foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Selain karena lokasi, akomodasi, infrstruktur stadion, dan siaran langsung televisi, Arema dipilih karena faktor penonton, yakni suporter (Aremania) selalu memadati stadion.

“Peluang Arema untuk menjadi tuan rumah IIC lebih dari 50 persen,” ujar Tigor Shalom Boboy, sekretaris Liga.

”Kalau di luar Jawa itu tidak mungkin karena pertimbangannya soal sponsor dan faktor televisi,”

“Di Malang ada stadion pendukung Kanjuruhan jika memang nanti dibutuhkan, yaitu Stadion Gajayana,”

Penunjukan Malang sebagai tuan rumah sekaligus menggugurkan keinginan Persela Lamongan dan Sriwijaya FC untuk menjadi tuan rumah.

Meski sudah menunjuk peserta dan tuan rumah, Liga mengaku belum mendapatkan sponsor untuk IIC. Jadi atau tidaknya turnamen yang baru kali pertama digelar ini juga masih mengambang. Liga akan mengumumkan kepastian penyelenggaraan IIC pekan ini.

Carrasco Datang, Pato Out

Keinginan Aremania untuk melihat kembali aksi Patricio Morales berkostum biru Arema musim depan bakal sirna seiring dengan “menghilangnya” nama pemain berusia 31 tahun itu dari daftar teratas pemain buruan Arema.

Patricio Pato Morales
Adios: Patricio Morales, batal kembali ke Arema. (foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Prioritas perekrutan Pato masih di bawah Roman Chmelo atau pemain-pemain asing lain yang kini diburu Arema. Padahal, Pato telah mengutarakan niatannya untuk kembali ke Indonesia akhir Agustus ini.

Arema sendiri dikabarkan tertarik menggaet mantan penyerang Persebaya dan PSMS Medan, Christian Carrasco. Agen pemain asal Amerika Latin, Nelson Sanchez, siap membawa “The Spiderman” ke Malang, Kamis (27/8).

Pemain asal Chile itu akan datang di Malang bersama dua pemain lain yang juga ditawarkan ke Arema, yakni Julio Bertrand (gelandang/Chile) dan Moises Maldonado (bek/Paraguay).

Selain ke Arema, Sanchez juga memasok pemain ke PSM Makassar. Empat pemain asal Paraguay kemarin mengikuti seleksi bersama Juku Eja, yakni Israel Rodrigo Colman, Arnaldo Guerrero, Moises Maldonado, dan Juan Estaban Godoy. Padahal, diantara beberapa pemain tersebut ada yang lebih dulu ditawarkan ke Arema.

Senin, 24 Agustus 2009

Arema Nego Pemain Lokal

Pemain-pemain lokal yang selama ini mengikuti latihan non resmi Arema berpeluang untuk segera diikat kontrak oleh manajemen Arema menyusul kepastian pelatih baru Singo Edan musim depan, Robert Rene Alberts.

Ahmad Bustomi
Ahmad Bustomi, segera perpanjang kontrak di Arema. (foto: Ongisnade/Zul)

Manajer Arema, Rendra Kresna, membenarkan bahwa manajemen kini fokus untuk melakukan negosiasi dengan empat pemain lokal.

Sumber di Malang menyebutkan empat pemain yang dalam proses negosiasi adalah Roni Firmansyah, Ahmad Bustomi, Agung Yudha, dan Dian Fachruddin.

Keempatnya selama ini rutin mengikuti latihan non resmi Arema di Lapangan Dirgantara Lanud Abdulrachman Saleh.

“Empat pemain tersebut ditargetkan minggu ini sudah deal,” kata Rendra Kresna.

Manajemen menilai kualitas empat pemain lokal itu layak memperkuat Arema dan sebelumnya sudah berpengalaman bermain di kompetisi Indonesia.

Musim ini rencananya Arema akan diperkuat 25 pemain, terdiri dari lima pemain asing dan sisanya pemain lokal.

“Kami berupaya semaksimal mungkin merekrut pemain yang berkualitas. Ini untuk memenuhi target masuk empat besar,” tegas Rendra.

Markus HorisonSementara itu kiper baru Arema, Markus Horison, dijadwalkan segera menandatangani kontrak di Malang pekan ini.

“Saya diagendakan hari Rabu siang sudah di Malang untuk keperluan ikatan kontrak semusim dengan Arema” kata Markus Horison.

“Yang ada di benak saya pertama kali, Arema adalah tim besar di kompetisi nasional dan mereka mempunyai tradisi bagus yang sulit disamai tim-tim lain,”

“Suporter mereka (Aremania) atraktif dan terbaik, serta luar biasa ketika memberikan dukungan. Ini yang saya sukai, sebuah tim yang memiliki dukungan suporter luar biasa,”

Markus Resmi Gabung Arema

Arema rekrut kiper nomor satu timnas Indonesia
Sempat dikabarkan masih dalam tahap negosiasi dan belum menandatangani kontrak, Markus Horison kini resmi bergabung dengan Arema Malang.

Markus Horison, bakal ke Arema
Nomor satu timnas: Markus Horison, kiper baru Arema. (foto: Goal/Dhedhe)

Mantan kiper PSMS Medan itu menerima tawaran Arema setelah tidak mendapat kepastian dari Persija Jakarta yang juga berminat padanya. Di Arema, Markus dikontrak sebesar 750 juta untuk satu musim kompetisi.

“Saya ingin bermain di Persija musim depan, terlebih setelah mereka menghubungi saya. Tapi setelah sekian lama saya tunggu, tidak ada kelanjutan, hingga akhirnya saya menerima tawaran Arema,” ujar Markus seperti dilansir Goal.

“Saya pernah tanya ke BP (Bambang Pamungkas, rekan Markus di timnas) apakah Persija serius merekrut saya,”

“Tapi dari BP juga tidak ada jawaban pasti. Dia sendiri bahkan mengaku belum mendapat kejelasan dari manajemen Persija,”

“Karena itu, saya bulat menerima pinangan Arema,”

Manajer Arema Rendra Kresna mengungkapkan, perekrutan Markus merupakan bagian dari ambisi Singo Edan menembus empat besar musim depan.

“Selain Markus, kami juga sedang berburu pemain berkualitas. Dengan dana sekitar Rp 20 milyar, kami optimistis bisa mendatangkan pemain yang diharapkan,” jelas Rendra

Gethuk: Dari Janu ke Rene

Arema resmi menunjuk Robert Rene Alberts (Belanda) sebagai pelatih kepala dan Joko “Gethuk” Susilo sebagai asisten pelatih musim depan. Bagaimana persiapan Gethuk untuk bekerja dengan pelatih asing?

Asisten pelatih Arema, Joko Susilo
Joko Susilo saat memimpin latihan Arema musim lalu. (foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Bekerja sama dengan pelatih asing bukan hal baru bagi Gethuk. Pria kelahiran Cepu, 12 September 1970 itu sebelumnya pernah menjadi asisten Miroslav Janu di Liga Indonesia XIII.

Mantan striker Arema yang baru saja mengikuti kursus kepelatihan lisensi A AFC di Jakarta itu dilansir Malang Post mengaku terhormat kembali mendapat kepercayaan sebagai asisten pelatih Arema.

“Saya senang mendapat kepercayaan manajemen dan ini adalah kehormatan bagi saya untuk kembali menjadi asisten pelatih,”

“Sejauh mana kesiapannya, saya normal saja menyambutnya dan akan menjalankan tugas secara profesional,”

Gethuk berharap pemain-pemain Arema nantinya tetap respek kepada pelatih terpilih.

“Seluruh pemain harusnya menaruh respek tinggi siapa pun pelatihnya. Saya tidak masalah menjalankan tugas itu,”

Sedangkan untuk kendala bahasa dengan pelatih asing, Gethuk tidak terlalu mempermasalahkannya karena bisa menggunakan “bahasa sepak bola”.

“Saya rasa tidak ada kendala di lapangan karena bisa menggunakan bahasa sepak bola. Selain itu Rene juga sudah lama di Malaysia dan pastinya bisa berbahasa Melayu,”

Buru Pemain, Target Papan Atas

Selain kiper Markus Horison yang dikabarkan telah deal harga dengan Arema, manajemen Singo Edan terus berburu pemain baru, diantaranya adalah Julio Lopez, Ricard Caceres, dan Jefferson Vieira Da Cruz.


Foto tim divisi dua Meksiko, Cruz Azul Hidalgo

Bagi Julio Lopez, ini bukan pertama kalinya penyerang asal Chile itu dikaitkan dengan Arema karena awal musim lalu juga sempat hampir bergabung dengan Singo Edan sebelum akhirnya membela PSM Makassar.

“Selain Jilo (julukan Julio Lopez) dan Cacares, banyak pemain asing yang juga melamar ke Arema. Namun, Jilo dan Cacares yang menarik perhatian kami, apalagi kami sebelumnya memang membidik pemain asal Cile tersebut,” kata manajer Arema, Rendra Kresna.

Konon, Jilo mematok banderol Rp 600 juta per musim untuk membela Arema musim depan.

Arema juga tertarik pada striker asal Brasil, Jefferson Vieira da Cruz. Pemain yang musim lalu membela Cruz Azul Hidalgo (divisi dua Meksiko) itu pernah bermain di Jepang selama empat tahun dan menyandang gelar pemain terbaik Liga Jepang 2003.

Jefferson ditawarkan ke Arema dengan banderol sebesar Rp 800 juta per musim.

Manajer Arema Rendra Kresna berharap segera ada keputusan tentang status Markus dan beberapa pemain bidikan Arema dalam minggu ini, termasuk Jefferson. Arema mentargetkan tim sudah terbentuk akhir Agustus dan menjalani latihan resmi awal September.

Arema sendiri mematok target berada di papan atas di Liga Super musim depan, dengan dukungan biaya operasional lebih dari Rp 20 miliar dari pengelola baru.

“Total dana tunai yang akan kami kucurkan untuk Arema selama satu musim sekitar Rp 20 miliar, Rp 12 miliar untuk belanja pemain dan pelatih, sedangkan Rp 8 miliar sisanya untuk operasional pertandingan kandang dan tandang,” kata Direktur PT Arema Indonesia, Gunadi Handoko

Markus Horison ke Arema

Setelah resmi menunjuk Robert Rene Alberts sebagai pelatih baru Singo Edan, Arema tidak membuang waktu untuk berburu pemain. Kiper timnas Indonesia, Markus Horrison, bakal menjadi kiper utama Arema musim depan.

Markus Horison, bakal ke Arema
Nomor satu timnas: Markus Horison, segera gabung Arema. (foto: Goal/Dhedhe)

Direktur PT Arema Indonesia, Gunadi Handoko, kepada pers yang dilansir Citra Malang mengatakan, kiper plontos bertinggi 186 cm itu masuk dalam 40 daftar pemain bidikan Arema, meski hingga berita ini ditulis (23/8) Markus Horison belum menandatangani kontrak di Arema.

Di Arema, mantan kiper Persik Kediri dan PSMS Medan itu akan dikontrak senilai Rp 750 juta untuk durasi satu musim kompetisi.

Meski gagal menyelamatkan Ayam Kinantan dari degradasi musim lalu, Markus tetap menjadi pilihan utama pelatih timnas Indonesia, Benny Dollo. Markus menjadi kiper nomor satu timnas setelah Feri Rotinsulu (Sriwijaya FC), Jendri Pitoy (Persipura), dan Dian Agus Prasetyo (Pelita Jaya).

“Markus masih punya kualitas. Dia hanya perlu menjaga kondisinya saja dan jangan sampai besar kepala. Untuk saat ini Markus masih tergolong kiper terbaik Indonesia,” kata mantan kiper timnas era 1970an, Ronny Pasla.

Markus saat ini berstatus bebas kontrak dan ingin bergabung dengan klub di Liga Super yang mengamankan peluangnya di timnas.

Bila jadi gabung Arema, Markus akan bersaing dengan “juniornya” yakni eks kiper timnas U-23, Kurnia Meiga Hermansyah.

Dendi Lolos Seleksi Timnas

Pelatih timnas Indonesia U-23, Alberto Bica, mengumumkan 25 nama pemain yang lolos seleksi pelatnas SEA Games 2009. Diantara nama itu ada penyerang muda Arema, Dendi Santoso.

Dendi Santoso, pemain Arema Malang
Dendi Santoso, saat dipercaya bermain di tim senior Arema musim lalu.
(foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

“BTN (Badan Tim Nasional) baru akan mengumumkan sepekan kemudian, tapi saya sebagai pelatih telah mengantongi 25 nama dari 33 pemain yang mengikuti seleksi,” jelas Alberto Bica.

“Selain 25 pemain ini, saya juga berencana memanggil lima pemain lagi untuk melengkapi kuota Pelatnas menjadi 30 pemain,”

Alberto Bica adalah pelatih yang menggantikan Cesar Payovich, yang kembali ke Uruguay karena alasan keluarga. Sebelumnya, Alberto Bica menangani timnas U-17 Indonesia di Uruguay.

Menurut media officer timnas U-23, Demis Djamaloeddin, pemain yang lolos akan memulai pelatnas jangka panjang pada pertengahan September hingga SEA Games Laos digelar pada Desember 2009.

Daftar pemain Timnas U-23 yang lolos seleksi:

M. Ridwan (Persita U-21)
Yudi Choirudin (Pro Duta)
Ruben Karel Sanadi (PSMS)
Joko Sidik (Bontang FC)
Nasution Karuraba (Persisam)
Egi Melgiansyah (Pelita Jaya)
Yongki Aribowo (Persik Kediri)
Jajang Mulyana (Pelita Jaya)
Dendi Santoso (Arema Malang)
Andika Yudistira Lubis (PSMS Medan)
Rachmat Latief (Persiram)
Djayusman (PSM Makasar)
Titus Bonai (Persiram)
Engel Bert Sanii (Persiram)
Sultan Samma (Persiba)
Frengki Irawan (PSM Makasar)
Kalasut (Persi Tembilang Riau)
Windu Anggoro (PON DKI Jakarta)
Elvis Nelson Anes (PON DKI Jakarta)
M Fauzan Djamal (Semen Padang)
Lucky Wahyu (Persebaya)
Cornelis Gedy (Persiba Balikpapan)
Tony Sucipto (Sriwijaya FC)
Johan Juansyah (Persijap Jepara)
Rendi Siregar (Persikota Tangerang)

Robert Rene Alberts Pelatih Arema

Arema resmi menunjuk pelatih asal Belanda, Robert Rene Alberts, untuk mengarsiteki tim senior musim depan setelah melalui pembicaraan cukup alot bahkan hingga deadlock pada rapat penentuan pelatih.

Robert Rene Alberts, pelatih baru Arema MalangRobert Rene Alberts yang belum pernah melatih di Indonesia pernah menjadi Direktur Kepelatihan Korea Selatan di Piala Dunia 2002 dan ditunjuk sebagai pelatih Timnas U-17 Korea Selatan tahun 2004, dan Direktur Teknis FAM (PSSI-nya Malaysia).

Saat masih aktif sebagai pemain, Robert adalah alumnus akademi sepak bola Ajax Amsterdam dan sempat bermain di Prancis, Amerika Serikat, dan Swedia.

Musim lalu, Robert Rene Alberts melatih klub Divisi Utama Malaysia, Sarawak FA. Robert memiliki lisensi UEFA dan AFC yang membuatnya lolos kualifikasi sebagai pelatih timnas dan klub profesional di Eropa dan Asia.

Robert dikenal sebagai pelatih spesialis membina pemain muda dan sesuai dengan rencana Arema musim depan yang mengorbitkan pemain muda dan pemain lokal.

Robert dijadwalkan tiba di Malang pada 27 Agustus pekan depan, sedangkan Arema akan menyelesaikan verifikasi ke PT Liga Indonesia pada 28 Agustus.

Sementara itu Joko “Gethuk” Susilo yang baru saja mengikuti kursus kepelatihan lisensi A AFC tetap menjabat sebagai asisten pelatih di Arema.

Arema juga membentuk Tim Lima yang telah menginventarisir 40 nama pemain lokal untuk diseleksi sebagai calon amunisi Arema musim depan.

Tim Lima Arema terdiri dari manajer tim Rendra Kresna, direktur utama Gunadi Handoko, ketua yayasan M. Nuh, sekretaris Mudjiono Mudjito, dan asisten pelatih Joko Susilo

Rabu, 19 Agustus 2009

Persema Lakukan Laga Pramusim


Gelar Laga Pra Musim
Bagi klub sepak bola Eropa, laga pra musim menjadi agenda yang mesti dijalankan. Selain ingin menjajal kualitas permainan komposisi tim terbaru, secara ekonomis agenda ini juga diharapkan bisa mendulang keuntungan..

Posting 6 kandidat pelatih arema

Ada enam nama calon pelatih yang kini dikantongi manajemen Arema untuk mengarsiteki Singo Edan musim depan. Keenamnya adalah Yudi Suryata, Sartono Anwar, Suharno, Gusnul Yakin, Rudy Keltjes, dan Ivan Kolev. Siapa paling berpeluang?

Gusnul Yakin
Gusnul Yakin, masih berpeluang kembali arsiteki Arema di Liga Super musim depan.
(foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Suharno menajadi kandidat kuat untuk melatih Arema karena lebih berpengalaman dan mampu memberikan prestasi “runner up” bagi Persiwa Wamena musim lalu. Selain itu, Suharno pun pernah mengarsiteki Arema pada Ligina III musim 1996-1997 sehingga dinilai memahami karakter permainan Arema.

Peluang Sartono Anwar dan Ivan Kolev cukup kecil karena Sartono Anwar telah bergabung dengan Persibo, sedangkan Kolev masih terikat kontrak dengan salah satu tim di Bulgaria.

Ongisnade.net memprediksi Suharno akan bersaing ketat dengan dua pelatih lainnya, yakni Gusnul Yakin dan Rudy Keltjes.

Bagaimana dengan prediksi Anda? Siapa pelatih yang menurut anda paling tepat dan memiliki kans besar untuk mengarsiteki Arema musim depan? Ikuti pollingnya dan diskusikan opini Anda pada kolom komentar.


VoteView Results
Polldaddy.com

Mulai Tinggalkan Arema

Tak kunjung mendapat kepastian apakah membela Arema atau tidak di Liga Super musim depan, sejumlah pemain mulai meninggalkan latihan non resmi di Lapangan Dirgantara Lanud Abd. Saleh.

Latihan Arema
Ditinggal pemain: Latihan pemain-pemain Arema di Lapangan Dirgantara. (foto: Ongisnade/Zul)

Mantan winger Arema, Soni Kurniawan, memilih kembali ke Jakarta setelah sebelumnya beberapa pemain memutuskan untuk bergabung dengan tim lain, seperti kiper Heri Prasetyo (Persibo Bojonegoro), dan Pitono (Persema).

Manajemen Arema tidak bisa nggandoli pemain untuk tetap ikut berlatih karena hingga kini memang belum menunjuk satu pelatih resmi.

“Kami tidak bisa melarang pemain yang ingin gabung klub lain atau meninggalkan latihan Arema karena latihan ini memang sifatnya masih sukarela dan tim juga belum memutuskan siapa pelatih terpilih,” jelas asisten manajer Arema, M. Taufan, seperti dilansir Malang Post.

“Itu (meninggalkan latihan Arema dan bergabung dengan tim lain) memang hak pemain dalam menentukan keputusan demi melanjutkan karirnya,”

Bila kondisi tersebut terus berlanjut, pemain-pemain lain yang belum terikat kontrak juga berpeluang menyusul Soni, Heri Presetyo, dan Pitono, meski masih ada beberapa pemain yang mulai bergabung latihan, seperti mantan penyerang PSS Sleman, Muhammad Arief.

Manajer Arema, Rendra Kresna, mengatakan bahwa akhir Agustus ini Arema diagendakan masuk ke rekruitmen pemain

Pato Belum Pasti ke Arema

Mantan penyerang Arema asal Chile, Patricio Morales, hampir pasti bakal bermain lagi di Indonesia musim depan. Pato, sapaan akrabnya, telah meninggalkan Concepuon, Chile, dan berangkat ke Indonesia pada Rabu (19/8).

Patricio Pato Morales
Patricio Morales, kembali ke Indonesia pekan ini. (foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Jika perjalanan lancar, Pato diperkirakan tiba di Jakarta pada 21 Agustus mendatang.

Pato lebih memilih kembali bermain di Indonesia dan menolak tawaran bergabung dari klub Chile karena sudah merasakan atmosfer kompetisi di Indonesia.

Namun pemain kelahiran 13 September 1977 itu belum tahu apakah nantinya bermain di Arema atau tidak karena masih akan menemui agennya, Indo Bola Mandiri.

Pemain kidal itu secara prinisip mengaku ingin kembali memperkuat Arema musim depan karena sudah mengenal atmosfer sepak bola Malang Raya dan keberadaan Arema sebagai tim profesional dan dukungan puluhan ribu Aremania.

Namun kepastian Pato bermain di Arema masih menunggu pelatih baru. Bila pelatih Arema nantinya cocok dengan karakter permainan Pato, maka pemain yang musim lalu mencetak 4 gol bagi Arema itu akan kembali dikontrak, bila tidak, sebagai pemain profesional Pato bisa bergabung dengan tim lain.

Arema sendiri hingga memasuki pekan ketiga Agustus belum memiliki pelatih definitif sehingga belum ada proses perekrutan pemain baru. Bila kondisi ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Pato bakal bergabung dengan tim lain yang telah membentuk tim dan memasuki masa pra musim

Mengarah ke Pelatih Lokal

Peluang Ivan Kolev, salah satu pelatih asing yang dikabarkan diincar Arema untuk mengarsiteki Singo Edan musim depan, semakin tipis setelah mantan pelatih timnas Indonesia itu hingga kini masih berada di Bulgaria.

Gusnul Yakin dan Joko Susilo
Gusnul Yakin dan Joko Susilo, berpeluang kembali latih Arema musim depan.
(foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Rayana Jakasurya, perantara Kolev di Indonesia mengatakan, Kolev baru bisa ke Indonesia sekitar tanggal 12 September karena tingginya angka penerbangan ke Indonesia. Situasi peak seasong untuk kunjungan wisata ke Asia, termasuk Indonesia, membuat banyaknya penerbangan dari Eropa ke Asia yang menyulitkan Kolev mendapat tiket penerbangan ke Indonesia.

Menurut Rayana, Kolev siap bergabung ke Arema bila pihak manajemen Arema serius mendatangkan pelatih berusia 52 tahun itu ke Malang.

Namun dengan verifikasi Liga Super yang berakhir pekan depan serta persiapan yang semakin mepet, peluang Kolev untuk melatih Arema pun semakin kecil, menyusul Miroslav Janu yang sebelumnya telah memperpanjang kontak dengan klub lamanya, Slavia Praha.

Ongisnade.net memprediksi, Arema lebih memilih pelatih lokal untuk mengarsiteki Beni Wahyudi dkk musim depan. Rudy William Keltjes dan Gusnul Yakin memiliki peluang yang sama besar, tiga pelatih lain adalah yang telah melakukan presentasi, yakni Yudi Suryata, Sartono Anwar, dan Suharno

Ditawari Tujuh Pemain Chile

Meski belum menunjuk pelatih tetap untuk mengarsiteki Arema musim depan, tim Singo Edan masih menjadi daya tarik bagi agen pemain asing untuk menawarkan pemainnya.

Agen pemain asal Amerika Latin, Nelson Sanchez, menawarkan tujuh pemain berikut CD rekaman profil pemain kepada Sekretaris Yayasan Arema, Mudjiono Mudjito.

Ketujuh pemain asal Chile itu adalah:
Moises Maldonado (bek)
Richard Caceres (gelandang)
Julio Beltran (playmaker)
Arnaldo Guerrero (penyerang)
Julio Lopez (second striker)
Israel Rodriguez (penyerang)
Juan Godoy (gelandang/playmaker)

Tujuh pemain asal Chile tersebut belum pernah bermain di Indonesia, sehingga banderol harganya pun lebih murah meski membutuhkan waktu lebih lama untuk beradaptasi dengan iklim sepak bola Indonesia.

Jumat, 07 Agustus 2009

Fix Sebelum Ulang Tahun

8 August 2009

Sebelum merayakan ulang tahun ke-23 pada 11 Agustus 2009 pekan depan, tim Arema Malang diharapkan sudah memiliki pelatih hingga mengumumkan pemain untuk kompetisi musim depan.

Latihan Arema Malang
Pemain-pemain Arema akan dipastikan saat ulang tahun (foto: Ongisnade/Zul)

Ketua Yayasan Arema yang baru M. Nur, Jumat (7/8) mengisyaratkan, sebelum ulang tahun ke-23 Arema sudah menentukan pelatih.

“Setelah menentukan pelatih, kami akan menyusun jajaran manajemen dan direksi PT Arema Indonesia,” kata M. Nur.

M. Nur menambahkan, batas akhir verifikasi BLI terhadap tim-tim Liga Super adalah tanggal 24 Agustus mendatang.

“Kami sudah menyiapkan semuanya, hanya saja jajaran manajemen dan pelatih baru memang belum bisa kami umumkan, tidak sampai batas akhir BLI pasti kami sudah tuntaskan semuanya,”

Kandidat kuat yang bakal mengisi kursi manajer Arema menggantikan Ekoyono Hartono adalah Mujiono Mujito (pengusaha) dan Dewanti Rumpoko (istri Wali kota Batu Edi Rumpuko).

Selain harus bergerak cepat untuk menyusun pengurus manajemen, Arema harus melakukan perekrutan pemain yang bakal memperkuat tim Singo Edan untuk musim kompetisi 2009/2010

Nirwan Bakre Pemilik Arema

Nirwan Bakrie Pemilik Arema

Nirwan Bakrie menjadi pemilik baru Arema yang telah diserahkan pengelolaannya dari Bentoel ke PT Arema Indonesia. Meski dimiliki Nirwan, Arema tetap di Malang sesuai syarat yang diajukan pengelola lama Arema.

Pemilik baru: Pemain-pemain Arema saat latihan non resmi
Pemilik baru: Pemain-pemain Arema saat latihan non resmi. (foto: Ongisnade/Zul)

Proses peralihan Arema ke tangan Nirwan Bakrie terjadi saat pengumuman pengurus baru Yayasan Arema pada Senin (3/8) di Hotel Santika, Malang.

Nirwan Bakrie merupakan pengusaha yang juga wakil ketua umum PSSI. Nirwan menunjuk Direktur Kompetisi BLI, Djoko Driyono untuk “menyelamatkan” Arema dan menyelesaikan administrasi hingga penunjukkan orang-orang yang masuk ke jajaran pengurus.

Kemarin, Joko Driyono dan perwakilan Nirwan Bakrie mengadakan rapat tertutup di kantor Arema dengan pengurus lama. Sebelumnya, Joko Driyono juga melakukan pertemuan dengan pengurus baru Arema.

Hanya saja, baik Joko Driyono maupun mantan Sekretaris Yayasan Arema, Satrija Budi Wibawa (SBW) membantah adanya take over Arema.

“Saya ke sini diundang Arema untuk menjelaskan kepada pengurus baru tentang persiapan verifikasi. Tidak ada hubungannya dengan take over,” kata Joko seperti dilansir Jawapos.

“Pak Joko datang ke kantor Arema karena saya undang,” ujar SBW seraya mengatakan saat ini Arema masih milik Yayasan Arema yang berada di tangan PT Arema Indonesia