feedburner

Lorem ipsum dolor sit amet,
consectetur adipisicing elit,
sed do eiusmod tempor incididunt ut labore
et dolore magna aliqua.

Title


class="span-24">

Klasemen

Hasil & jadwal pertandingan Arema
11 Oktober - Arema vs Persija 1-0
14 Oktober - Arema vs PSPS Pekanbaru 0-0
22 Oktober - Bontang FC vs Arema 1-2
25 Oktober - Persisam Samarinda vs Arema 0-1
28 November - Persitara vs Arema 0-0
2 Desember - Pelita Jaya vs Arema 0-2
6 Desember - Arema vs Persiwa Wamena 1-0
9 Desember - Arema vs Persipura Jayapura 2-1
12 Desember - Persijap Jepara vs Arema 0-1
16 Desember - Persela Lamongan vs Arema 1-0
19 Desember - Arema vs Persib Bandung 0-0
23 Desember - Arema vs Sriwijaya FC 3-0
10 Januari - Arema vs Persema Malang

Daftar pencetak gol Arema
4 gol - Noh Alam Shah,M. Fakhrudin
3 gol - Roman Chmelo
1 gol - Rahmat Affandi,Piere Njanka

Selasa, 28 Juli 2009

Pemkot “Terima” Arema

DPRD Kota Malang memberikan sinyal kuat kepada pemerintah kota untuk mengelola Arema, demi menyelamatkan tim yang telah menjadi kebanggaan Aremania itu. Pertanda Arema bakal dikelola Pemkot Malang?


Pemkot Malang, dinilai paling siap mengelola Arema. (foto: Ongisnade/Zul)

“Tim ini jangan sampai bubar atau pindah homebasenya di luar Malang,” kata Ketua DPRD Kota Malang, Priyatmoko Oetomo, Senin (27/07).

Demi misi penyelamatan Arema, dewan tidak keberatan jika Pemkot Malang diserahi PT Bentoel untuk mengelola Arema.

“Bila perlu Arema dan Persema dilebur dengan tetap mencantumkan nama Arema,” katanya.

Dengan adanya merger, beban anggaran pengelolaan sepak bola di Liga Super Indonesia (LSI) dari APBD semakin kecil. Apalagi pengelola Arema, PT Bentoel, akan mengucurkan bantuan sebesar Rp 7,5 miliar dengan kompensasi branding iklan.

“Kalau Arema dan Persema dimerger, persepakbolaan di Malang akan semakin kuat karena hanya ada satu tim yang dibiayai,”

“Namun, yang penting sekarang ini bagaimana kita bisa menyelamatkan Arema agar tidak sampai bubar,” tegas Moko.

Menyinggung sikap Aremania yang menolak pendanaan APBD untuk Arema, Priyatmoko mengatakan bahwa iklim persepakbolaan di Indonesia tidak seperti di Eropa yang bisa dijadikan industri yang bisa meraup keuntungan besar bagi pengelola.

Minggu, 26 Juli 2009

Harapan Aremania Borneo

Secuil harapan Aremania Borneo Samarinda
Barcelona mempunyai slogan “Mes Que un Club” yang berarti “Lebih dari sekedar klub”, Indonesia punya Arema, klub yang menjadi simbol jati diri Arek Malang.

Aremania
Aremania saat melakukan aksi di depan kantor sekretariat Arema. (foto: Ongisnade/Zul)

Arema menjadi sebuah simbol klub profesional di Indonesia. Ini yang selalu bergaung dalam angan Aremania di seluruh dunia.

Saya terusik sekali jika melihat kawanan Aremania yang kebetulan ketemu. “Sam, yo opo kabare Arema,” Maksudnya kabar tentang kepastian Arema di Liga Super Indonesia 2009/10.

Apa yang bisa saya jawab adalah “Sabar dan percayakan kepada Pengurus Yayasan AREMA serta dukungan moril Aremania agar Arema segera mendapat kepastian untuk segera tampil kembali meramaikan kancah sepakbola Indonesia,”

Satu yang terngiang dalam komentar Aremania Borneo Samarinda, “Sam sepak bola Indonesia sepi, hambar bagaikan sayur tanpa garam jika Arema tidak ada di dalamnya,”

Juga yang mengatakan dari Fans Borneo yang nyatanya bukan asli Malang tapi memiliki ikatan emosional dengan Arema berujar, “Uhh kadak hibat sipakbula kita amun kadakda Arima berumpat, kadak hibat,” yang maksudnya adalah “Uhh tidak hebat sepak bola kita jika tidak ada Arema yang ikut dalam Liga Super, tidak hebat,” Inilah harapan dan sekaligusdoa bagaimana agar Arema tetap eksis.

Dari cuplikan di atas Aremania Borneo Samarinda memilih sikap dan dukungan kepada Yayasan Arema dan Aremania Malang Raya agar:

1. Wujud dari Arema sesuai dengan slogan “Lebih dari sekedar klub” agar benar-benar dipertahankan. Ingan Arema bukan hanya sekedar klub tetapi merupakan wujud dari aktivitas masyarakat Malang Raya

2. Hindarkan dari campur tangan investor yang dikhawatirkan akan mengkaburkan jati diri Arema dan menjadikan Arema “barang dagangan”

3) Satukan tekad dan dukungan agar Yayasan Arema memiliki akses yang sinergis agar PT. BAT yang mengambil alih saham PT. Bentoel lebih peduli pada Arema. Jangan sampai terulang terdengar “Kami dari awal hanya mahir melinting rokok, bukan memainkan sepak bola,”

4. Wujudkan peran Community Responsibility Social (program sosial kemasyarakatan) bagi semua dunia usaha di Malang Raya agar turut serta menjadi bagian dari Arema

5. Mari kita satukan tekad dan dukungan kepada pejabat Pemkot Malang, Pemkab Malang dan Pemkot Batu agar membantu mencarikan investor yang bergerak di bumi Arema agar mendukung kesinambungan Arema

6. Membuktikan diri bahwa Arema tetap eksis sebagai klub progesional tanpa menggantungkan peran pemerintah dalam pendanaan

7. Sebagai insan Aremania yang bertakwa kita satukan doa agar Tuhan selalu mendukung langkah Arema dan Aremania dalam kiprah sepak bola nasional.

Dikirim oleh Laode Maman Sanan Tempe, Aremania Borneo Samarinda. Anda pun bisa mengirim artikel untuk ditampilkan di Ongisnade.net melalui email redaksi@ongisnade.net

Tidak Semewah Dulu

Belum ada kepastian siapa pengelola atau investor baru Arema musim depan, meski PT. Bentoel yang akan melepas pengelolaan Arema tetap memberikan sponsor senilai Rp 7,5 miliar.

Pemain-pemain Arema saat latihan di Lapangan Lanud Abd.  Saleh
Pemain-pemain Arema saat latihan di Lapangan Lanud Abd. Saleh. (foto: Ongisnade/Zul)

Sejumlah pemain masih ingin memperkuat Arema, selain Ahmad Bustomi dan Roni Firmansyah, Patricio Morales juga menanyakan apakah masih bisa bermain lagi di Arema.

Manajemen Arema belum bisa bersikap menanggapi pemain yang mempertanyakan apakah kontraknya akan diperpanjang atau tidak. Begitu pula mengenai pelatih, belum ada kejelasan sebelum ada keputusan resmi dari Yayasan PS Arema atau pengelola baru.

“Manajemen sudah sampaikan ke pemain kalau Arema sedang menunggu pengelola baru,” ujar asisten manajer Arema, M. Taufan dilansir dari Malang Post.

Dana awal dari Bentoel sebesar Rp 7,5 miliar tidak cukup untuk membeli pemain bintang atau timnas. Dengan materi minim, sulit bagi Arema untuk mematok target tinggi musim depa

Iwan Budianto ke Arema

Spekulasi siapa pengelola baru Arema musim depan terus berkembang, setelah Pemkot Malang, Wali Kota Batu Edi Rumpoko, dan Ketua BLI Andi Darussalam Tabusalla, kini Iwan Budianto disebut-sebut siap mengambil alih Arema.

Iwan Budianto saat konferensi pers usai pertandingan Arema v Persik
Iwan Budianto (tengah) saat konferensi pers usai pertandingan Arema v Persik musim lalu.
(foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Menurut kabar yang dilansir Citra Malang, Iwan Budianto siap menyelamatkan Arema bila dipercaya oleh PT. Bentoel.

Iwan Budianto menjamin nantinya Arema tidak menggunakan APBD, berdiri sendiri, tidak ada kaitannya dengan Persik Kediri, serta yang lebih penting adalah Arema tidak hilang dan tetap di Malang.

Iwan menyadari ada sejarah kurang baik antara dirinya dengan Aremania, namun pria yang juga anggota Exco PSSI itu berharap masa lalu yang kurang baik dilupakan untuk menatap masa depan.

Iwan Budianto dikenal memiliki koneksi yang cukup kuat di kalangan PSSI, sehingga diharapkan bila nantinya Iwan, yang juga asli orang Malang itu mengelola Arema, mampu mengangkat prestasi Singo Edan.

Rencananya dalam pekan depan Iwan Budianto akan ke Malang dan mengadakan pertemuan dengan Aremania.

Sebagai manajer tim, Iwan Budianto mampu membawa Persik Kediri dua kali menjuarai Liga Indonesia dan Piala Gubernur. Musim lalu, Iwan sempat membangun skuad bertabur bintang di Persik sebelum kandas di tengah jalan dan sempat dikabarkan berlabuh di Persisam Samarinda.

Jumat, 24 Juli 2009

Pato Ingin Kembali

Ketika pemain-pemain yang musim lalu memperkuat Arema meninggalkan Singo Edan menyusul belum adanya kepastian nasib Arema, Patricio Morales justru ingin kembali ke Indonesia dengan tujuan utama Arema!

Patricio Pato Morales Arema Malang
Patricio Morales, akan kembali ke Indonesia dan hanya ingin bermain untuk Arema
(foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Penyerang asal Chile berusia 31 tahun itu masih ingin memperkuat Arema di Liga Super Indonesia musim depan.

Pato, sapaan akrabnya, terus memantau perkembangan Arema melalui internet dan berkirim email dengan manajemen Arema.

Dalam emailnya, Pato menanyakan apakah dia masih bisa kembali gabung Arema musim depan.

Namun karena hingga kini belum ada kejelasan nasib Arema untuk musim depan, belum ada garansi bagi Pato untuk bisa kembali memperkuat Arema. Terlebih saat ini di Arema sendiri belum ada pelatih maupun pemain baru yang diikat kontrak.

Pato rencananya akan ke Indonesia akhir Agustus mendatang dan akan langsung ke Arema.

Bila belum ada kepastian dari Arema, maka Pato akan mencari klub lain. Persija Jakarta dan Persiba Balikpapan adalah dua klub yang berminat pada Pato dan ingin menduetkannya dengan top skor empat kali Liga Indonesia, Cristiano Gonzales