feedburner

Lorem ipsum dolor sit amet,
consectetur adipisicing elit,
sed do eiusmod tempor incididunt ut labore
et dolore magna aliqua.

Title


class="span-24">

Klasemen

Hasil & jadwal pertandingan Arema
11 Oktober - Arema vs Persija 1-0
14 Oktober - Arema vs PSPS Pekanbaru 0-0
22 Oktober - Bontang FC vs Arema 1-2
25 Oktober - Persisam Samarinda vs Arema 0-1
28 November - Persitara vs Arema 0-0
2 Desember - Pelita Jaya vs Arema 0-2
6 Desember - Arema vs Persiwa Wamena 1-0
9 Desember - Arema vs Persipura Jayapura 2-1
12 Desember - Persijap Jepara vs Arema 0-1
16 Desember - Persela Lamongan vs Arema 1-0
19 Desember - Arema vs Persib Bandung 0-0
23 Desember - Arema vs Sriwijaya FC 3-0
10 Januari - Arema vs Persema Malang

Daftar pencetak gol Arema
4 gol - Noh Alam Shah,M. Fakhrudin
3 gol - Roman Chmelo
1 gol - Rahmat Affandi,Piere Njanka

Rabu, 14 Oktober 2009

Pelajaran Berharga Arema

Arema gagal meraih tiga poin pada laga home kedua Liga Super Indonesia 2009/10 ketika ditahan imbang tanpa gol oleh tim promosi PSPS Pekanbaru di Stadion Kanjuruhan, Rabu (14/10) sore.

Dominasi permainan Noh Alam Shah dkk tak mampu membuahkan gol sama sekali, meski banyak peluang emas yang seharusnya mampu menjebol gawang kiper PSPS Pekanbaru, Fance Haryanto.

Pola defensif yang diinstruksikan pelatih Abdurrahman Gurning mampu dijalankan dengan disiplin oleh pemain-pemain PSPS.

Masuknya Gerry Setya dan Roni Firmansyah pada babak kedua juga belum mampu membongkar pertahanan tim promosi tersebut.

“Meski tidak memenuhi target (tiga poin), namun satu poin tetap hasil yang bagus di tengah kondisi kelelahan usai melawan Persija. Setidaknya Arema tidak kalah dari tim lain. PSPS lebih fresh karena memainkan pertandingan pertamanya musim ini,” kata Robert Alberts usai pertandingan.

“Pertandingan melawan PSPS ini sebagai pengalaman penting untuk Arema ketika menghadapi lawan yang memainkan pola bertahan,”

PSPS yang mengincar poin di Kanjuruhan memang lebih banyak menerapkan bola-bola panjang melewati lini tengah, sehingga gelandang-gelandang Arema tidak banyak memiliki kesempatan untuk melakukan kreasi serangan meski Arema tetap tampil menyerang dan mendominasi permainan.

“Keberuntungan belum berada di pihak Arema karena tidak tercipta gol dari banyak peluang yang dimiliki,”

Pelatih PSPS, Abdurrahman Gurning, mengakui faktor main ngotot dan pressing ketat yang diperagakan anak asuhnya menjadi faktor kunci mencuri poin di kandang Arema.

Abdurrahman mengaku belajar dari pertandingan Arema melawan Persija yang lebih banyak menyerang melalui kedua sayap (Ridhuan di kanan dan Fakhrudin di kiri), sehingga menginstruksikan bek sayap untuk meminimalisir pergerakan sayap Arema dan bek tengah untuk unggul duel bola-bola atas.

Pola tersebut juga sukses meredam striker tunggal Arema, Noh Alam Shah. Sepanjang pertandingan, striker timnas Singapura itu selalu ditempel dua bek PSPS sehingga tidak banyak memiliki peluang.

Tanpa Gol di Laga Kedua

Arema Indonesia vs PSPS Pekanbaru 0-0 (0-0)
Kegagalan memanfaatkan banyaknya peluang dan kemelut di depan gawang PSPS harus dibayar mahal Arema setelah ditahan imbang tanpa gol oleh tim promosi PSPS Pekanbaru. Ikuti match reportnya di ONGISNADE.NET

Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang

Pre Match

Pelatih Arema, Robert Alberts, hanya melakukan satu pergantian dari susunan pemain melawan Persija dengan memasukkan Landry Poulangoye menggantikan Tommy Pranata.

Ini merupakan debut Landry sebagai pemain Arema setelah ITC-nya disahkan PT Liga Indonesia. Pemain asal Gabon itu absen ketika Arema menang 1-0 hari Minggu kemarin.

Arema tetap memainkan Noh Alam Shah sebagai striker tunggal, didukung tiga gelandang serang Roman Chmelo di tengah serta Ridhuan Muhammad dan M. Fakhrudin di kedua sayap.

Starting lineup Arema (4-5-1):
Markus, Purwaka, Pierre Njanka, Hermawan, Zulkifli, Landry Poulangoye, Ahmad Bustomi, M. Fakhrudin, Ridhuan, Roman Chmelo, Alam Shah
cadangan: Kurnia Meiga, Beni Wahyudi, Juan Revi, Roni Firmansyah, Tommy Pranata, Rahmat Affandi, Gerry Setya

Match Report

Kick off - PSPS Pekanbaru mengawali kick off babak pertama. Peluang pertama Arema dihasilkan Pierre Njanka melalui tendangan bebas yang masih melambung di atas gawang PSPS.

Menit 4 - Umpan terarah Ahmad Bustomi untuk Noh Alam Shah di dalam kotak penalti PSPS masih dapat dihalau lini belakang tim tamu. Semenit kemudian serangan Arema kembali mengancam gawang PSPS melalui kerja sama Roman Chmelo dan Alam Shah.

6 - Roman kembali membahayakan lini belakang PSPS meski berhasil dihalau bek jangkung Bassoken. Offside pertama Arema ketika Noh Alam Shah dan Roman berada di garis sejajar. Sesekali PSPS melakukan serangan balik mengandalkan Ade Suhendra dan Dzumavo.

8 - Peluang Arema oleh Noh Alam Shah dari serangan cepat sayap kiri M. Fakhrudin, namun striker timnas Singapura itu kalah cepat dengan lini belakang PSPS.

10 - Handball pertama oleh Ade Suhendra dan menghasilkan tendangan bebas di sektor kanan pertahanan PSPS. Tendangan bebas Roman Chmelo belum membahayakan PSPS.

17 - Tendangan penjuru pertama PSPS Pekanbaru oleh Putut Waringin Jati, dan seperti perkiraan nawak-nawak Aremania, kiper timnas Markus Horison (Haris Maulana) tidak kesulitan untuk terbang dan menangkap bola dengan aksi yang menjadi ciri khasnya.

21 - Tendangan bebas Zulikfli dari sayap kanan Arema, namun bola lepas dari penguasaan Noh Alam Shah. Arema lebih menguasai pertandingan dan mendominasi serangan, sedangkan PSPS banyak melakukan serangan balik, siapa lebih dulu membuka skor?

24 - Alam Shah! Striker timnas Singapura yang masih mencari gol pertamanya untuk Arema itu mendapat peluang emas ketika bola heading dari umpan Roman Chmelo melebar tipis di samping gawang Fance Hariyanto.

35 - Hingga lebih dari setengah jam, Arema yang terus menyerang pertahanan PSPS hanya mampu menghasilkan peluang, tanpa gol. Tendangan bebas Ahmad Bustomi digagalkan kiper PSPS, Fance Hariyanto. Banyaknya peluang yang dihasilkan Roman Chmelo dkk membuat Aremania semakin tidak sabar menunggu gol Arema.

45 + 2 - Hingga wasit Fiator Ambarita mengakhiri dua menit injury time babak pertama, Arema dan PSPS masih tetap bermain imbang tanpa gol.

46 - Babak kedua dimulai, masih terlihat optimisme Arema dan Aremania untuk memenangkan laga home keduanya. Dua menit pertandingan berjalan, ada tiga pemain Arema di kotak penalti PSPS, namun Roman Chmelo yang begitu berambisi mencetak gol gagal mengeksekusi peluang yang dimilikinya.

50 - Markus Haris Maulana melakukan kesalahan di kotak penalti Arema, untung Purwaka mampu membuang bola untuk mengamankan gawang Arema.

62 - Untuk menambah daya serang, Arema melakukan pergantian pemain dengan memasukkan striker Gerry Setya meggantikan M. Fakhrudin. Masuknya Gerry Setya cukup memecah konsentrasi lini belakang PSPS yang sepanjang satu jam sebelumnya fokus pada Noh Alam Shah.

68 - Dengan kondisi yang masih deadlock, PSPS mulai mengulur-ulur waktu dengan banyak terjatuh ketika terjadi benturan dengan pemain Arema. Salah satunya ketika kiper PSPS Fance Hariyanto yang tekapar setelah berbenturan dengan Noh Alam Shah.

73 - Serangan beruntun Arema dari kerjasama Alam Shah, Ahmad Bustomi, dan Roman Chmelo hanya menghasilkan tendangan penjuru. Bola rebound yang mengarah ke Landry juga masih belum mampu menembus gawang PSPS karena terbentur rapatnya pertahanan tim tamu.

75 - Dalam kondisi belum mencetak gol, Arema butuh seorang inspirator atau super sub, dan tidak salah bila Ronny Firmansyah masih menggantikan Ridhuan Muhammad.

85 - Pertandingan tinggal lima menit, tetapi Arema belum juga mencetak gol meski memiliki banyak peluang, salah satunya tendangan keras Gerry Setya yang melebar tipis di sisi kiri gawang Fance Hariyanto.

90 - Bustomi dilanggar Bussoken sedikit di luar kotak penalti PSPS yang membuat Arema memiliki peluang untuk memecah kebuntuan melalui set piece. Tendangan bebas dihadapi oleh Roni Firmansyah, sayang tendangan pemain bernomor punggug 10 itu masih melebar di atas gawang Fance Hariyanto.

90 + 4 - Full Time! Arema vs PSPS 0-0
Hingga injury time babak kedua berakhir, Arema tetap tidak mampu mencetak gol dan harus puas berbagi satu angka dengan PSPS Pekanbaru.

Landry OK, Arema Full Team

Match Preview: Arema vs PSPS Pekanbaru
Menghadapi tim promosi PSPS Pekanbaru, Arema masih dinaungi euforia kemenangan atas Persija, namun tim pelatih mewanti-wanti agar Noh Alam Shah dkk tidak meremehkan Skuad Askar Bertuah.


Pierre Njanka, kapten baru Arema. (foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Asisten pelatih Arema, Liestiadi, berharap pemain-pemain Arema tidak over konfiden atau menganggap enteng PSPS Pekanbaru yang akan menjadi tamu kedua Arema musim ini.

“Kita tidak boleh anggap enteng PSPS Pekanbaru. Kami sudah mendeteksi kekuatan PSPS Pekanbaru yang tidak banyak mengalmai perubahan materi pemain,” kata Liestiadi.

Kapten Arema yang mantan pemain timnas Kamerun di Piala Dunia, Pierre Njanka, meminta rekan-rekannya konsentrasi melawan PSPS.

“Lupakan dulu kemenangan atas Persija. Sekarang konsentrasi melawan PSPS. Semuanya tidak boleh anggap remeh mereka. Itu jika ingin Arema mengalahkan PSPS,”

Debut Landry

Gelandang Arema asal Gabon, Landry Poulongaye, sudah bisa dimainkan saat Arema menjamu PSPS Pekanbaru karena ITC-nya telah dikirimkan PT Liga Indonesia pada Senin malam.

“Landry kemungkinan besar bisa main lawan PSPS. Dia bisa bermain bagus dan langsung menunjukkan kombinasi yang bagus bermain bersama tim,” kata Robert.


Landry Poulangoye, sudah bisa dimainkan Arema. (foto: Ongisnade/Zul)

Saat menang 1-0 atas Persija di pertandingan pertama, absennya Landry mampu diperankan dengan baik oleh Ahmad Bustomi dan Tommy Pranata yang kemudian digantikan Roni Firmansyah.

PSPS Maksimalkan Kelemahan Arema

Sementara kubu PSPS Pekanbaru juga memasang target mencuri poin di kandang singa.

“Minimal kami bisa menahan imbang Arema, syukur-syukur bisa mencuri poin penuh pada laga away pertama kami,” kata pelatih PSPS Pekanbaru, Abdurrahman Gurning.


Peatih Arema, Robert Alberts, beban berat memenangkan pertandingan kedua.
(foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Ia mengakui, motivasi pemain Arema saat ini berada di puncak setelah mengalahkan Persija. Belum lagi dukungan dari suporter fanatiknya, Aremania.

Meski tidak ada persiapan khusus menghadapi Arema, PSPS akan memanfaatkan kelelahan fisik pemain Arema setelah habis-habisan melawan Persija.

PSPS yang merupakan tim promosi ini hanya diperkuat tiga pemain, yakni Armand Joel Banaken Bossoken, Herman Dzumafo Epandi, dan Cyril Emile Tchana.

Dari ketiganya, Dzumafo adalah pemain yang patut diwaspadai lini belakang Arema karena striker asal Kamerun itu merupakan top skor PSPS musim lalu.

50 ribu Aremania memadati Stadion Kanjuruhan
Aremania memadati Stadion Kanjuruhan pada laga perdaa, hari Minggu kemarin.
(foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Aremania Tanpa Atribut

Masih adanya sejumlah Aremania yang mengenakan atribut pada laga Arema vs Persija menjadi perhatian Komdis PSSI. Menurut Ketua Panpel Arema, Abdul Haris, Komdis tidak akan mentolerir kejadian tersebut pada laga home kedua Arema.

“Kami yakin Aremania mengerti dengan kondisi yang dilarang mengenakan atribut karena hukumannya baru selesai 16 Januari 2010,”

“Kami berharap pada home lawan PSPS, Aremania tidak ada yang beratribut. Aremania tentu tidak mau mendapat sanksi tambahan, demikian pula dengan tim,”

Prakiraan Starting Lineup Arema:
(4-5-1): Markus, Pierre Njanka, Purwaka, Zulkifli, Hermawan, Landry Poulangoye, Ahmad Bustomi, Ridhuan Muhammad, Roman Chmelo, Fakhrudin, dan Noh Alam Shah

Senin, 12 Oktober 2009

Yang Penting Tidak Berikan Instruksi


Yang Penting Tidak Berikan Instruksi Benny Dolo mengingkari kese­pakatan dengan PSSI dalam laga Persija Jakarta kontra Arema Malang di Stadion Kanjuruhan, Malang, kemarin (11/10). Pria asal Ma­nado itu tetap duduk di bench dalam laga pembuka Indonesia Super League (ISL) 2009-2010 tersebut.

Memang, Bendol -sapaan ka­rib Benny Dolo-menjabat sebagai direktur teknik Persija. Maka, dia masuk dalam jajaran ofisial klub berjuluk Macan Kemayoran itu sehingga berhak duduk di bang­­ku cadangan.

Namun, dengan predikat pelatih tim nasional (timnas) dan kebe­tulan saat ini tim Merah Putih te­ngah mempersiapkan diri mengha­dapi lanjutan pra-Piala Asia, Bendol tak diperbolehkan turun ke la­pangan dan duduk di bangku pe­main serta memberikan instruksi kepada tim pada latihan dan pertandingan.

Saat itu, Nugraha Besoes, Sekjen PSSI, yang memberikan ketera­ngan larangan tersebut. Namun, nya­tanya Bendol tetap turun ke la­pangan dan duduk di bangku cadangan. Namun, kali ini justru Nugraha memaklumi tindakan Bendol itu.

"Tidak masalah kan dia duduk di bangku bench. Bukankah jabatannya sebagai direktur teknik?" ujar Nugraha. "Yang penting, Ben­ny tidak memberikan instruksi saat pertandingan berlangsung," imbuh pria berkacamata itu.

Nugraha sekaligus menegaskan agar masyarakat tak perlu khawa­tir dengan program persiapan timnas menghadapi pra-Piala Asia. Se­bab, Bendol akan tetap mendampingi pemain berlatih jika jadwal latihan kembali digeber.

Pelatnas memang dihelat dengan sistem buka-tutup. Saat ini, Bambang Pamungkas dkk dikembalikan ke klub masing-masing. Mulai 26 Oktober mendatang, mereka kembali bergabung di pelatnas. Dua laga terdekat timnas adalah menghadapi Kuwait pada 14 dan 18 November nanti. Saat ini, timnas baru mengantongi nilai dua setelah seri dua kali, yakni kontra Oman dan Australia. Dengan ko­leksi itu, timnas berada di urutan ketiga klasemen sementara.

Nah, untuk urusan pemantauan pemain, menurut Nugraha, PSSI telah mendaulat Tim Monitoring PSSI. Maklum, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Rahim Soekasah juga mendampingi Pelita Jaya.

"Ah, saya malah belum diberi ta­hu tugas itu," kata Risdianto, salah seorang anggota monitoring.

Memang, kemarin dia berada di Malang, namun bukan untuk memantau pemain. Tapi, dia mene­ngok saudaranya yang sedang sakit.

Foto Eksklusif: Arema vs Persija

Foto-foto eksklusif ONGISNADE.NET dari pertandingan perdana Liga Super Indonesia 2009/10 antara Arema vs Persija Jakarta (1-0) di Stadion Kanjuruhan yang dipenuhi lebih dari 40 ribu Aremania, Minggu (11/10).

Baca juga:
· Post Match Press Conference
· Live Arema vs Persija
· Preview Arema vs Persija

Pemain-pemain Arema memasuki lapangan jelang kick off Arema vs Persija
Pemain-pemain Arema memasuki lapangan jelang kick off Arema vs Persija

Starting lineup Arema
Starting lineup Arema
belakang: Ridhuan, Tommy Pranata, Roman Chmelo, Alam Shah, Markus, Njanka
depan: Ahmad Bustomi, Purwaka, M. Fachrudin, Zulkifli, Hermawan

Jakmania di Stadion Kanjuruhan
Jakmania di Stadion Kanjuruhan

Aremania di tribun VIP Stadion Kanjuruhan
Aremania di tribun VIP Stadion Kanjuruhan

Sambut Singo Edan kembali berlaga di Liga Super...
Sambut Singo Edan kembali berlaga di Liga Super…


Bek sayap Arema, Zulkifli, berusaha dikejar oleh Salim Alaydrus (Persija)

Rambut baru, nomor baru (9): Gelandang Arema asal Slovakia, Roman Chmelo
Rambut baru, nomor baru (9): Gelandang Arema asal Slovakia, Roman Chmelo

Njanka: Kapten mantan pemain Piala Dunia pertama dalam sejarah Arema
Njanka: Mantan pemain Piala Dunia pertama yang menjadi kapten dalam sejarah Arema

Alam Shah berhadapan langsung dengan rekannya di timnas Singapura yang bermain di Persija, Baihakki Khaizan
Friend or foe? Alam Shah berhadapan langsung dengan rekannya di timnas Singapura yang bermain di Persija, Baihakki Khaizan

Ridhuan Muhammad berebut bola dengan bek Persija, Abanda Herman
Ridhuan Muhammad berebut bola dengan bek Persija, Abanda Herman

Eks Arema: Kiper Persija M. Yasir berusaha menghalau bola set piece Arema
Eks Arema: Kiper Persija M. Yasir berusaha menghalau bola set piece Arema

Alam Shah mengejar bola dari penguasaan bek Persija, Abanda Herman
Alam Shah mengejar bola dari penguasaan bek Persija, Abanda Herman

Lions wizzard: Sayap kanan baru Arema, Ridhuan Muhammad
Lions wizzard: Sayap kanan baru Arema, Ridhuan Muhammad

Boo-ked! Baihakki mendapat kartu kuning dari wasit (dan juga dari Aremania)
Boo-ked! Baihakki mendapat kartu kuning dari wasit (dan juga dari Aremania)

He's back! Roman Chmelo kembali berkostum Arema musim 2009/10 ini
He’s back! Roman Chmelo kembali berkostum Arema musim 2009/10 ini

Total Voetball: Pelatih Arema Robert Alberts memberi arahan kepada Roman
Total Voetbal: Pelatih Arema Robert Alberts memberi arahan kepada Roman

Meski hanya tercipta satu gol, laga Arema vs Persija tetap menghadirkan tontonan menarik
Meski hanya tercipta satu gol, laga Arema vs Persija tetap menghadirkan tontonan menarik

Produktif selama pra musim, M. Fachrudin (5) kembali cetak gol untuk Arema
Produktif selama pra musim, M. Fachrudin (5) kembali cetak gol untuk Arema

Awal sempurna: Ahmad Bustomi dkk menyambut Fachrudin
Awal sempurna: Hermawan, Tommy Pranata, dan Bustomi menyambut Fachrudin usai cetak gol

Selebrasi gol pemain-pemain Arema, Fachrudin (tengah, pencetak gol) bersama Bustomi, Ridhuan, dan Tommy Pranata
Selebrasi gol pemain-pemain Arema, Fachrudin (tengah, pencetak gol) bersama Bustomi, Ridhuan, dan Tommy Pranata

Fotografer: Adi Kusumajaya